HiAnnisa, Jawaban atas pertanyaan ini adalah zat pelarut non volatil yang dilarutkan dalam suatu pelarut menyebabkan penurunan tekanan uap larutan. Tekanan uap jenuh (P) merupakan tekanan uap tertinggi suatu zat pada suhu tertentu. Secara ideal, tekanan uap dari pelarut volatil di atas larutan yang mengandung zat terlarut non-volatil
Pertanyaan Bukti bahwa benua yang saat ini ada di permukaan bumi berasal dari Pangea yang mengalami pemisahan adalah A. adanya teluk dan semenanjung yang berhadapan di dua benua B. kesamaan jenis batuan dan kesesuaian konfigurasi pantai C. adanya rangkaian pegunungan dan gunung api di dunia D. kesamaan ketebalan batuan dan relief di kedua pantai benua/ E. adanya lapisan dalam kerak bumi
OriginalPDF. Plain text. Hipotesa Pengapungan Benua 2014 3H IPOTESA PENGAPUNGAN BENUA Revolusi dalam ilmu pengetahuan kebumian sudah dimulai sejak awal abad ke 19, yaitu ketika munculnya suatu pemikiran yang bersifat radikal pada kala itu dengan mengajukan hipotesa tentang benua benua yang bersifat mobil yang ada di permukaan bumi.
Nationalgeographicco.id—Kita telah mengetahui bahwa Bumi adalah bola magnet raksasa. Oleh karena itu ia memiliki medan magnet yang tidak dapat kita lihat. Medan magnet raksasa ini mengelilingi Bumi berperan penting dalam memberikan perlindungan pada planet dan bagi seluruh kehidupan yang ada terhadap radiasi yang datang dari luar angkasa.
Tumpukanbesi cair yang terdapat pada inti Bumi memiliki kedalaman sekitar 2.800 kilometer dari permukaan tanah. Inti Bumi ini memperkuat medan magnet Bumi yang tak terlihat. Magma konduktif yang bergolak menciptakan muatan listrik yang menentukan posisi kutub magnet dan membentuk garis medan magnet tak kasat mata, menghubungkan kedua kutub.
Semuabahan magnet memiliki medan magnet, yang memancarkan garis tak terlihat di antara dua kutubnya yang disebut garis medan magnet. Bumi dianggap sebagai magnet batang raksasa yang memancarkan garis-garis medan magnet antara kutub selatan hingga kutub utara. Secara umum dikatakan bahwa medan magnet bumi dimulai dari dalam dari inti Garis-Garis Medan Magnet Bumi: Penjelasan Dan Soal Rinci
. LSHai adik, jawaban soal ini adalah jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara dan selatan adalah karena adanya gaya tarik menarik antara jarum kompas dengan magnet bumi. Penjelasan Medan magnet merupakan ruang yang berada di sekitar benda magnetik atau di sekitar benda konduktor berarus. Medan magnet yang dibentuk akan mengakibatkan munculnya gaya magnetik. Medan magnet dapat digambarkan dengan garis-garis gaya magnet yang selalu keluar dari kutub utara magnet dan masuk ke kutub selatan magnet. Bukti bumi mempunyai medan magnet adalah jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara dan selatan adalah karena adanya gaya tarik menarik antara jarum kompas dengan magnet bumi. Jadi, bukti bumi mempunyai medan manet adalah jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara dan selatan adalah karena adanya gaya tarik menarik antara jarum kompas dengan magnet akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan!
Naeblys/Getty Images/iStockphoto Ilustrasi medan magnet Bumi. – Medan magnet Bumi tercipta oleh gerakan besi cair di inti terluar planet kita. Meski begitu, perubahannya yang mendetail terus membingungkan para ilmuwan. Kita tahu kutub bergerak dan bahkan dapat berbalik, tapi masih banyak yang belum terungkap dalam proses ini. Serangkaian simulasi terbaru, yang dipublikasikan pada Nature Communication, menunjukkan bahwa medan magnet Bumi dapat bergeser sepuluh kali lebih cepat dari yang diperkirakan selama ini. Secara khusus, perubahan cepat ini mungkin terjadi ketika medan berada pada titik terlemahnya, seperti saat pembalikan kutub—yakni di mana posisi kutub berubah secara dramatis selama beberapa ribu tahun sebelum kembali seperti semula. Baca Juga Es di Pegunungan Alpen Berubah Menjadi Pink, Apa Bahayanya? Simulasi tersebut mencakup 100 ribu tahun terakhir dan mencoba mereproduksi temuan geologis yang berkaitan dengan pembalikan kutub di masa lalu. Peneliti menemukan adanya perubahan arah bidang dalam kecepatan hingga sepuluh kali lipat dengan variasi hingga satu derajat per tahun. Pemodelan ini menemukan penyebab perubahan pada inti, sekitar kilometer di bawah permukaan. “Kami memiliki pengetahuan yang kurang lengkap tentang medan magnet Bumi 400 tahun lalu. Namun, sejak perubahan cepat ini mewakili perilaku ekstrem inti cairan, maka itu dapat memberikan informasi penting mengenai bagian dalam Bumi,” papar Dr Chris Davies, peneliti dari University of Leeds. Evolusi medan magnet dapat meninggalkan jejak pada batuan tertentu. Para ilmuwan telah menggunakan catatan geologis ini untuk melacak perubahan medan magnet selama ribuan tahun. Mereka yakin, bukti pembalikan cepat dan dramatis ini bisa terjadi pada batuan di lintang rendah. Baca Juga Penemuan Menarik, Satu Sendok Teh Tanah Di Amazon Mengandung 400 Jamur “Memahami apakah simulasi komputer mengenai medan magnet secara akurat mencerminkan perilaku fisik mereka bisa sangat menantang,” kata Profesor Catherine Constable, wakil pemimpin studi. “Dalam kasus ini, simulasi komputer telah mampu menunjukkan kesepakatan yang sangat baik dalam tingkat perubahan dan lokasi umum dari peristiwa paling ekstrem. Studi lebih lanjut tentang dinamika yang berkembang dalam simulasi ini menawarkan strategi yang berguna untuk mendokumentasikan bagaimana perubahan cepat terjadi. Juga apakah kondisi itu ditemukan selama masa polaritas magnetik yang stabil seperti saat ini," pungkasnya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Bukti Bahwa Di Permukaan Bumi Terdapat Medan Magnet Adalah. Web apakah buktinya bahwa bumi mempunyai medan magnet?. Medan magnet ini membentuk lapisan. Medan bumi Di Gambarkan Dengan Garis Garis Gaya Arahnya Adalah A from Tak hanya itu, esa juga melaporkan bahwa. Web bukti bahwa di permukaan bumi terdapat medan magnet adalah. Pada tahun 1830 sampai 1842, karl frederick gauss melakukan pengamatan secara detail terhadap medan magnet bumi. Web Medan Magnet Bumi Adalah Daerah Di Sekitar Bumi Yang Masih Dipengaruhi Oleh Gaya Tarik Bumi. Medan magnet yang teramati di permukaan bumi dapat didekati dengan. Web 31 januari 2022, 1413. Web sangat jauh di dalam bumi, ada logam cair panas. Medan Magnet Bumi Telah Berperan Penting Dalam Melindungi Planet Beserta Semua. Intensitas medan magnetik bumi hampir seluruhnya berasal dari dalam bumi. Web hal ini ditemukan pada pola simetris arah medan magnet bumi purba yang terekam pada kerak samudra. Bumi diketahui memiliki medan magnetik yang berfungsi untuk menahan atmosfer di. Adanya Magnet Ini, Berarti Pula Bahwa Bumi Memiliki. Pengertian, sejarah, rumus dan contoh penerapannya. Web medan magnet Perilaku aneh ini membuat ahli. Garis Gaya Magnet Menggambarkan Medan Magnet. Fenomena ini terutama menguat di belahan langit. Web inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Pengertian medan magnet, sifat, satuan, rumus, contoh soal dan jawaban Web Medan Magnet Bumi Melemah Setiap 200 Juta Tahun, Buktinya Ditemukan. Ini adalah kekuatan yang kompleks dan dinamis yang melindungi kita dari radiasi kosmik dan. Setelah ditemukan beberapa bukti seperti yang sudah. Web medan magnet
lintang3274 lintang3274 Fisika Sekolah Dasar terjawab Iklan Iklan kbnmusic5 kbnmusic5 Jawaban1. Mempunyai 2 kompas yg menggunakan magnet gaya gravitasi yang membuat kita tidak melayang di langitPenjelasansemoga bermanfaat Iklan Iklan Pertanyaan baru di Fisika 13. Doni membuatkan secangkir teh tawar hangat untuk ayahnya yang sedang sakit. Perpaduan materi yang tidak menghasilkan zat campuran seperti yang Don … i buat adalah A campuran air dan kopi bubuk B. campuran air, gula, dan garam C. campuran air dan garam D. campuran air dan gula Sebuah mobil yang massanya 1200 kg memiliki gaya dorong mesin 2000 N, maka percepatan yang dihasilkan mobil adalah.....a. 2,5 m/s²b. 2,0 m/s²c. 1,7 m/ … s²d. 1,5 m/s²e. 1,0 m/s²bantu jawab Sebuah mobil yang massanya 1200 kg memiliki gaya dorong mesin 2000 N, maka percepatan yang dihasilkan mobil adalahbantu jawab sebuah slinki digetarkan pada salah satu ujungnya sehingga terbentuk rapatan 5 buah dan regangan 4 buah jika panjang slinki 90 cm maka panjang gelomba … ng yang terjadi sebesar 4. Pada Resultan gaya berlaku bahwa jika gaya searah maka dijumlajkan dan jika berlawanan arah maka di kurangkan. Ali memiliki Gaya 20 N dan Amir 40 N … keduanya mendorong Meja berlawanan dengan Bima yang memilimki gaya 30 N dan Dandi membantunya dengan gaya 50 N. Maka yang terjadi a. Resultan gayanya adalah…... b. arah mejanya kemana? caranya dan jawaban Sebelumnya Berikutnya Iklan
Kemagnetan atau hal-hal yang bersifat magnet telah ada sejak dahulu sekali. Fenomena ini cukup menarik untuk dipelajari. Oleh karena itu pada tulisan kali ini kita akan membahas tentang konsep dasar kemagnetan. Pembahasan tentang kemagnetan akan dimulai dengan pembahasan tentang medan magnet dan gaya magnetik yang dialami partikel bermuatan. Benda-benda yang bersifat magnet telah disediakan oleh alam. Setidaknya sekitar 2000 tahun yang lampau orang-orang Yunani telah menyadari tentang keberadaan sebuah jenis batu yang dapat menarik potongan besi. Jenis batu yang sekarang dikelompokkan ke dalam mineral magnetit. Terdapat catatan sejarah yang menunjukkan bagaimana penggunaan magnet sebagai alat navigasi sejak awal abad XII. Dari sejumlah eksperimen yang dilakukan, diketahui bahwa sebuah magnet, bagaimana pun bentuknya, selalu memiliki bagian yang disebut kutub magnet. Kutub-kutub ini disebut kutub utara dan kutub selatan. Pada kutub-kutub ini, magnet memiliki daya tarik yang paling kuat. Dari hasil eksperimen itu pula diketahui bahwa kutub-kutub yang sejenis akan saling tolak menolak dan kutub-kutub yang berlawanan jenis akan saling tarik menarik. Pada tahun 1600, William Gilbert menemukan bahwa bumi kita ini merupakan sebuah magnet alami yang kutub-kutub magnetiknya berada di dekat kutub utara dan kutub selatan geografis bumi. Karena kutub utara sebuah jarum kompas akan menunjuk ke arah kutub selatan sebuah magnet yang mempengaruhi jarum kompas tersebut, maka apa yang kita sebut sebagai kutub utara geografi bumi sebenarnya merupakan sebuah kutub selatan magnet. Atas alasan ini, kutub utara dan kutub selatan sebuah magnet batang kadang-kadang disebut dengan kutub pencari utara dan kutub pencari selatan. Sebuah magnet selalu memiliki kutub utara dan selatan. Jika kita punya sebuah magnet batang, dan memotong magnet itu tepat di tengah-tengahnya sehingga kutub utara dan kutub selatannya terpisah, maka pada masing-masing potongan magnet itu secara otomatis akan terbentuk kutub-kutub baru lagi yaitu kutub utara-selatan. Sejauh ini belum pernah dapat dilakukan upaya untuk memisahkan kedua kutub magnet ini. Magnet dapat menarik benda-benda besi di sekitarnya. Kemampuan mempengaruhi dalam bentuk melakukan tarikan terhadap benda ini tentu akan mengingatkan kita pada konsep gaya. Dengan demikian, dalam bahasa yang lebih teknis kita bisa mengatakan bahwa magnet melakukan gaya terhadap benda-benda di sekitarnya. Gaya magnet sebagai interaksi benda dengan medan magnetik Gaya yang dikerjakan oleh sebuah magnet terhadap benda lain yang dapat dipengaruhinya merupakan jenis gaya tak sentuh. Untuk jenis gaya seperti ini, digunakan konsep medan untuk menjelaskan bagaimana interaksi gaya tersebut. Hal ini serupa dengan gaya listrik yang juga merupakan gaya tak sentuh. Jika pada gaya listrik atau gaya elektrostatis medannya kita sebut dengan medan listrik, maka untuk gaya magnet medannya kita sebut sebagai medan magnetik yang biasa diberi simbol B. Jadi, pada sebuah magnet, pada daerah di sekeliling magnet tersebut akan terdapat medan magnetik. Gaya yang dikerjakan oleh magnet terhadap benda magnetik lainnya merupakan interaksi antara magnet tersebut dengan medan magnetik yang ada pada daerah tersebut. Seperti halnya medan listrik, medan magnetik juga dapat divisualisasikan dengan garis-garis panah yang disebut garis medan magnetik. Garis-garis medan magnetik ini memenuhi sifat Garis medan magnetik searah dengan arah medan magnet di tempat tersebut. Jumlah garis medan magnetik per satuan luas sebanding dengan kuat medan magnetik tersebut. Arah medan magnet pada sebuah titik lokasi dapat didefinisikan sebagai arah yang ditunjukkan oleh kutub utara sebuah magnet jarum seperti magnet yang digunakan sebagai jarum kompas jika magnet jarum tersebut diletakkan pada titik atau lokasi tersebut. Gambar berikut menunjukkan bagaimana serbuk-serbuk besi yang berperilaku seolah-olah magnet-magnet kecil membentuk pola arah medan magnet di sekitar sebuah magnet batang. Dengan menempatkan sejumlah jarum kompas pada pola serbuk tersebut, kita dapat menggambarkan bahwa arah medan magnetik adalah keluar dari kutub utara dan melengkung masuk ke kutub selatan seperti tampak dalam gambar sebelah kanan gambar b. Di dalam batang magnet itu sendiri, garis-garis medan magnetnya kontinu dari kutub selatan magnet ke kutub utaranya. Karena sebuah magnet selalu memiliki kutub utara dan selatan, maka garis-garis medan magnet ini akan selalu membentuk sebuah loop lintasan yang tidak putus. Konsep dasar kemagnetan Menentukan besar gaya magnetik Kita telah tahu bahwa gaya magnetik yang dialami benda merupakan hasil interaksi benda tersebut dengan medan magnetik. Bagaimana menentukan besar gaya magnetik tersebut? Berdasarkan hasil eksperimen, diketahui bahwa jika terdapat sebuah muatan q yang bergerak dengan kecepatan v dalam daerah medan magnet B, maka muatan q tersebut akan mengalami gaya. Gaya inilah yang disebut sebagai gaya magnetik. Besar gaya magnetik ini sebanding dengan besar muatan yang dimiliki q, sebanding dengan kecepatan muatan v, dan sebanding dengan besar medan magnetik B, serta sebanding dengan sinus sudut yang dibentuk oleh arah kecepatan v dengan arah medan magnetik B. Berdasarkan hal ini, kita dapat menuliskan persamaan matematis berikut. $$F = qvB\sin \theta \ \ \ …\ \ 1$$ dengan $\theta $ adalah sudut terkecil yang dibentuk oleh arah kecepatan v dengan arah medan magnetik B. Dari persamaan di atas tampak bahwa agar sebuah benda dapat mengalami gaya magnet, benda tersebut harus memiliki muatan q dan muatan ini harus bergerak dengan kecepatan tertentu v. Juga, tentu saja benda ini harus berada dalam medan magnet B. Hal yang cukup mengejutkan pada gaya magnet ini adalah arahnya yang selalu tegak lurus terhadap arah kecepatan muatan dan arah medan magnetik B. Berdasarkan hal tersebut dan dengan menggunakan definisi perkalian silang dalam matematika vektor, persamaan 1 di atas dapat dituliskan dalam bentuk perkalian vektor sebagai berikut. $${\bf{\vec F}} = q{\bf{\vec v}} \times {\bf{\vec B}}\ \ \ …\ \ \ 2$$ Karena F tegak lurus baik terhadap v maupun terhadap B, ini berarti F akan tegak lurus terhadap bidang yang dibentuk oleh vektor kecepatan dan vektor medan magnet ini. Arah hasil perkalian vektor kecepatan v dengan medan magnet B dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Kaidah tangan kanan mengatakan bahwa jika kita memutar keempat jari tangan kanan kita dari arah vektor kecepatan v ke arah vektor medan magnet B, maka arah hasil perkalian ${\bf{\vec v}} \times {\bf{\vec B}}$ yaitu arah gaya magnet akan ditunjukkan oleh arah ibu jari. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut. Pada gambar a sebuah bidang yang dibentuk oleh vektor v dan B. Karena arah gaya magnetik tegak lurus terhadap vektor v dan vektor B maka arah gaya ini pasti harus tegak lurus terhadap bidang yang dibentuk vektor v dan vektor B. hal ini diperlihatkan dengan penggunaan kaidah tangan kanan seperti ditunjukkan dalam gambar b. Pada gambar b penggunaan aturan tangan kanan adalah sebagai berikut posisikan keempat jari sesuai dengan arah kecepatan kemudian gerakkan keempat jari ini agar aranya sesuai dengan arah B, maka arah yang ditunjukkan oleh ibu jari pada saat melakukan gerakan ini merupakan arah gaya magnet F. Perhatikan baik-baik bahwa kita tidak dapat membalik urutan perkalian dalam situasi ini karena akan memberikan hasil yang berbeda. Misalkan jika kita mengalikan B x v, maka kita akan menempatkan keempat jari kita sesuai arah vektor B kemudian memutarnya ke arah vektor v dengan menempuh sudut terkecil. Dengan cara ini, maka ibu jari akan menunjukkan arah ke bawah berlawanan dengan arah untuk perkalian v x B. Ini berarti hasil perkalian v x B tidak sama dengan B x v. Berdasarkan persamaan 2, kita dapat menyatakan definisi dari medan magnet B dalam konteks gaya yang dihasilkan terhadap sebuah partikel bermuatan yang bergerak. Dalam SI, medan magnet B dinyatakan dengan satuan tesla T. Satu tesla setara dengan besar medan magnet yang menyebabkan sebuah partikel yang memiliki muatan sebesar satu coulomb dan sedang bergerak dengan kecepatan 1 m/s dengan arah yang tegak lurus terhadap arah medan magnet akan mengalami gaya magnetik sebesar satu newton. Nilai medan magnet sebesar 1 tesla ini sangat besar. Oleh karena itu biasa digunakan satuan yang lebih kecil yaitu gauss G. 1 T = 104 G Di dekat permukaan bumi, nilai medan magnetik bumi adalah sekitar 0,5 G atau 0,5 x 10-4 T. Sebuah magnet yang dibuat dari bahan superkonduktor dapat menghasilkan medan magnet sebesar kurang lebih 3 x 105 G atau 30 T. Jika kita mengikat sebuah magnet batang tepat di bagian tengahnya dan menggantungnya sehingga magnet tersebut bebas berputar dalam sebuah bidang horizontal, maka magnet tersebut akan berputar sehingga kutub utara magnet akan menunjuk ke arah kutub utara geografi bumi. Fakta ini menunjukkan bahwa bumi sebenarnya memiliki medan magnet. Konfigurasi atau susunan medan magnet bumi diperlihatkan dalam gambar berikut. Konfigurasi medan magnet bumi seperti gambar di atas memiliki kemiripan dengan konfigurasi medan magnet yang dihasilkan oleh magnet batang. Oleh karena itu kita dapat membayangkan bahwa di tengah-tengah perut bumi kita, terdapat sebuah magnet batang raksasa yang kutub selatan magnetnya terletak di kutub utara geografi bumi dan sebaliknya, kutub utara magnet raksasa tersebut terletak pada kutub selatan geografi bumi seperti yang diperlihatkan dalam gambar di atas. Berdasarkan gambar di atas, sekarang kita tahu mengapa kutub utara jarum kompas selalu menunjuk ke arah kutub utara bumi. Jawabannya adalah karena di sekitar kutub utara geografi bumi terletak kutub selatan medan magnet bumi. Jika kita memiliki jarum kompas yang dapat bergerak bebas baik secara horizontal maupun secara vertikal, maka jarum kompas ini akan menghasilkan posisi horizontal terhadap permukaan bumi hanya pada daerah ekuator bumi saja. Jika kita memindahkan jarum kompas ini semakin mendekati arah kutub utara geografi bumi, maka ujung jarum kompas akan mulai bergerak menunjuk ke bawah ke arah permukaan bumi. Sudut yang dibentuk antara arah medan magnetik dengan permukaan horizontal ini disebut dip angle sudut kemiringan. Hingga pada suatu titik tertentu, yaitu pada suatu titik di bagian utara Pantai Hudson di Kanada, kutub utara jarum kompas ini akan menunjuk secara langsung ke arah bawah dengan sudut kemiringan 90o. Lokasi ini, yang ditemukan pertama kali pada tahun 1832, dianggap sebagai lokasi kutub selatan magnet bumi. Lokasi ini sekitar 1300 mil jaraknya dari kutub utara geografi bumi. Di sisi lain, kutub utara magnet bumi terletak sekitar 1200 mil dari kutub selatan geografi bumi. Hal ini berarti jarum kompas tidak persis menunjukkan arah kutub utara geografi bumi. Perbedaan antara arah utara bumi yang diberikan oleh posisi kutub utara geografi bumi dengan arah utara yang ditunjukkan oleh jarum kompas yang diberikan oleh posisi kutub selatan magnet bumi akan bervariasi bergantung pada posisi kompas tersebut. Perbedaan arah ini disebut dengan deklinasi magnetik. Meskipun pola medan magnet bumi serupa dengan pola medan magnet yang ditimbulkan oleh sebuah magnet batang raksasa yang seolah-olah terkubur di tengah-tengah bumi, sumber medan magnet bumi tidak mungkin berbentuk sebuah massa material yang sangat besar yang memiliki sifat magnet. Inti bumi memang terdiri atas inti besi, tetapi temperatur yang sangat tinggi dalam inti bumi akan menyebabkan inti besi ini tidak dapat memiliki sifat magnet yang permanen. Jika demikian, dari mana asal-usul medan magnet bumi ini? Hingga saat ini jawaban pasti atas pertanyaan ini masih belum dapat dipahami sepenuhnya. Sejauh ini, medan magnetik bumi dianggap disebabkan oleh arus listrik yang berasal dari cairan yang merupakan bagian dari inti besi bumi. Arus ini, yang sekali lagi belum dapat dipahami sepenuhnya, kemungkinan digerakkan oleh interaksi antara rotasi planet dan konveksi dalam cairan inti yang panas. Terdapat sejumlah bukti-bukti bahwa kuat medan magnet sebuah planet berhubungan dengan laju rotasi planet tersebut. Misalnya, temuan bahwa Jupiter memiliki medan magnetik yang lebih kuat dibandingkan dengan bumi dan Jupiter memiliki laju rotasi yang lebih besar dibandingkan bumi. Fakta yang menarik tentang medan magnet bumi adalah arahnya yang membalik setiap beberapa juta tahun. Bukti atas fenomena ini diberikan oleh jenis batuan basal, yaitu batuan yang mengandung besi yang biasa dihasilkan oleh aktivitas vulkanik di dasar lautan. Saat lava mendingin, lava ini mengeras dan menyimpan rekaman arah medan magnet bumi. Jika deposit batuan basal ini dianalisis, akan memberikan bukti-bukti adanya pembalikan medan magnet bumi. Nah, itulah beberapa konsep dasar tentang kemagnetan yang perlu kita pahami. Konsep dasar tentang kemagnetan tersebut meliputi pemahaman tentang timbulnya gaya magnetik pada benda sebagai interaksi benda tersebut dengan medan magnet, bagaimana menentukan gaya magnetik, dan konsep tentang medan magnetik bumi. Contoh soal menentukan gaya magnetik yang dialami partikel bermuatan Contoh 1 Elektron dan proton bergerak dari matahari menuju bumi dengan kecepatan 4,00 x 105 m/s dalam arah sumbu x positif. Pada jarak ribuan mil dari bumi, elektron dan proton ini berinteraksi dengan medan magnetik bumi yang besarnya 3,00 x 10-8 T dalam arah sumbu z positif. Tentukanlah a besar b arah gaya magnet yang dialami proton. c besar d arah gaya magnetik yang dialami oleh elektron. Penjelasan Diketahui bahwa kecepatan elektron dan proton adalah 4,00 x 105 m/s arah sumbu x positif. Besar medan magnet bumi adalah 3,00 x 10-8 T dalam arah sumbu z positif. Untuk lebih jelasnya tentang arah-arah vektor ini, gambar berikut menunjukkan arah sumbu-sumbu koordinat x-y-z. Karena elektron dan proton merupakan partikel yang bermuatan listrik, maka sesuai dengan persamaan 1 kedua partikel ini akan mengalami gaya magnet yang nilai atau besarnya dapat dihitung dengan menggunakan persamaan 1 sebagai berikut. $$F = qvB\sin \theta $$ Karena arah v dan B tegak lurus maka $\sin \theta = \sin {90^o} = 1$ sehingga persamaan di atas menjadi $$F = qvB$$ Besar muatan yang dimiliki oleh proton dan elektron adalah sama yaitu 1,602 x 10-19 coulomb. Perbedaannya hanya pada tandanya. Elektron membawa muatan negatif sedangkan proton membawa muatan positif. Dengan demikian besar gaya magnetik yang dialami oleh proton dan elektron adalah sama yaitu sebesar $$F = \left {1,602 \times {{10}^{ – 19}}} \right\left {4,00 \times {{10}^5}} \right\left {3,00 \times {{10}^{ – 8}}} \right = 19,22 \times {10^{ – 22}}\ \ {\rm{newton}}$$ Atau F = 1,92 x 10-21 newton. Meskipun besar gaya yang dialami proton dan elektron sama, tetapi karena jenis muatan yang dimilikinya berbeda, maka arah gaya yang dialami keduanya akan berbeda. Pada proton, tanda muatannya adalah positif sehingga gaya yang dialami juga bernilai positif. Sesuai dengan aturan tangan kanan, maka arah gaya yang dialami oleh proton adalah keluar dari bidang menuju kita arah sumbu y negatif, seperti diperlihatkan dalam gambar. Sedangkan untuk elektron karena tandanya berlawanan dengan proton, maka arahnya juga akan berlawanan yaitu masuk menuju bidang arah sumbu y positif. Contoh 2 Di ekuator, dekat permukaan bumi, medan magnetik adalah sekitar 50 mikroTesla ke arah utara dan medan listrik adalah 100 N/C ke arah bawah. Tentukanlah gaya gravitasi, gaya listrik, dan gaya magnetik yang dialami oleh sebuah elektron yang bergerak dengan kecepatan sesaat 6 x 106 m/s arah ke timur dalam situasi ini. Penjelasan Besar medan magnetik adalah 50 mT = 50 x 10-6 T arah utara Besar medan listrik adalah 100 N/C ke arah bawah Kecepatan elektron adalah 6 x 106 m/s ke arah timur. Perhatikan gambar berikut tentang kesepakatan penggambaran arah-arah mata angin, yaitu arah utara selalu digambarkan menunjuk ke atas dan sebelah kanan utara adalah arah timur. Besar gaya gravitasi yang dialami oleh elektron adalah Fg = mg Dengan massa elektron m = 9,11 x 10-31 kg, maka Fg = 9,11 x 10-319,8 = 8,9 x 10-31 newton arah ke bawah Besar gaya listrik Fe = qE = 1,602 x 10-19100 = 1,602 x 10-17 newton arah ke atas/berlawanan arah dengan arah medan listrik E Besar gaya magnetik $$F = qvB\sin \theta $$ Karena arah kecepatan ke timur dan arah B ke utara, maka sudut $ \theta $ yang dibentuk oleh keduanya adalah 90o sehingga $ \sin \theta = 1 $ dan persamaan di atas menjadi $$F = qvB = \left {1,602 \times {{10}^{ – 19}}} \right\left {6 \times {{10}^6}} \right\left {50 \times {{10}^{ – 6}}} \right = 480,6 \times {10^{ – 19}} \approx 5 \times {10^{ – 17}}\ \ {\rm{newton}}$$ Dengan menggunakan aturan tangan kanan, dan mengingat bahwa nilai muatan elektron adalah negatif, maka arah gaya magnetik yang dialami oleh elektron adalah masuk ke permukaan bumi ke bawah. Jika kita perhatikan nilai ketiga gaya yang dialami oleh elektron, tampak bahwa gaya gravitasi memiliki nilai yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan gaya lainnya. Oleh karena itu efek gaya gravitasi ini tidak dapat teramai terhadap gerak elektron. Sebaliknya gaya listrik dan gaya magnetik memiliki arah yang saling berlawanan dengan nilai yang dapat dibandingkan satu sama lain. Karena gaya magnetik lebih besar dari pada gaya listrik, maka resultan gaya ini arahnya ke bawah.
bukti bahwa di permukaan bumi terdapat medan magnet adalah